Apa yang dimaksud dengan Tahun Masehi?
05 July 2017 - 11:44, ***
0,00/5,00 dari 0

Tahun Masehi atau yang dikenal juga dengan Anno Domini (AD) adalah titik acuan sistem penanggalan yang dihitung dari kelahiran Yesus Kristus atau yang juga dikenal dengan Nabi Isa Al-Masih. Tahun Masehi dihitung maju, sedangkan “Sebelum Masehi” (SM) atau “Before Christ” (BC) dihitung mundur.

Sistem penanggalan ini merupakan salah satu penanggalan internasional yang diusulkan oleh Aloysius lilius dan disetujui oleh Paus Gregorius XIII pada 1582. Sistem kalender ini bisa disebut juga dengan Kalender Gregorius atau “Western Calender”. Kalender Gregorius sendiri dibuat berdasarkan acuan dari Kalender Julius yang mengacu pada rotasi bumi terhadap matahari. Dalam Kalender ini satu tahun terdiri dari 12 bulan atau 365 hari (reguler) dan penambahan 1 hari dibulan februari pada tahun kabisat (4 tahun sekali).  

Awalnya kalender ini digunakan oleh masyarakat kristen di eropa, tetapi lama-kelamaan di adopsi oleh hampir seluruh dunia. Selain kalender ini juga terdapat beberapa kalender lain seperti kalender Islam dan kalender Cina.

Dalam terjemahan bahasa Indonesia, Masehi sendiri (M) diambil dari bahasa arab. Sedangkan Anno Domini merupakan bahasa latin yang berarti “Tahun Tuhan”. Dalam penulisannya biasanya AD tidak dituliskan. Sebaliknya Before Christ (BC), tahun sebelum kelahiran Yesus, menambahkan “BC” di belakang tahunnya, misal 350 BC (artinya 350 tahun sebelum kelahiran Yesus)(***).