Tahukah kamu reaksi kimia yang bermanfaat bagi manusia?
03 July 2017 - 11:57, Jfk
0,00/5,00 dari 0
  1. Fotosintesis, yaitu proses biokimia yang mengubah cahaya matahari, unsur hara, karbon dioksida dan air menjadi makanan. Proses ini terjadi di dalam tumbuhan, terutama tumbuhan yang memiliki zat hijau (klorofil). Hasil dari pembuangan proses biokimia ini adalah oksigen. Oksigen yang dihasilkan akan menjaga keseimbangan tingkat oksigen di atmosfer.
  2. Fermentasi, dalam pembuatan makanan; merupakan proses kimia pengubahan karbohidrat menjadi alkohol dan karbondioksida atau asam laktat. Proses ini menggunakan  bakteri, fungi atau ragi sebagai mediatornya. Produk yang dihasilkan dapat berupa roti, bir ataupun asinan.
  3. Ekstraksi logam, merupakan proses pemisahan logam berharga dalam konsentrat dari material lain, menggunakan bahan kimia. Dalam dunia industri dapat dilihat pada pemisahan logam timah dan aluminium.  Secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu, Hydrometallurgy (menggunakan cairan kimia); Pyrometallurgy (menggunakan temperatur tinggi) dan Electrometallurgy (menggunakan sel elektrolit).
  4. Galvanisasi atau proses pelapisan bahan seng, baja atau besi. Melalui proses pelapisan yang melibatkan proses kimia tersebut, baja atau besi akan dilindungi dari korosi atau perkaratan.
  5. Susunan Rantai DNA, DNA atau Deoxyribonucleic acid adalah asam nukleat yang merupakan biomolekul utama penyusun setiap organisme yang menyimpan informasi genetik. DNA terdapat pada inti sel di dalam struktur kromosom dan pada mitokondria. Susunan DNA ini merupakan struktur kimia dari komponen-komponen penyusunnya, terdiri atas dua untaian yang berpilin membentuk struktur heliks ganda. Masing-masing untai terdiri dari rangka utama, sebagai struktur utama, dan basa nitrogen, yang berinteraksi dengan untai DNA satunya pada heliks. Kedua untai pada heliks ganda DNA disatukan oleh ikatan hidrogen antara basa-basa yang terdapat pada kedua untai tersebut. Empat basa yang ditemukan pada DNA adalah adenina (dilambangkan A), sitosina (C, dari cytosine), guanina (G), dan timina (T). Adenina berikatan hidrogen dengan timina, sedangkan guanina berikatan dengan sitosina.