Bagaimana T-rex berburu mangsanya?
26 July 2017 - 11:08, Jfk
0,00/5,00 dari 0

Siapa yang tidak kenal T-rex, salah satu karnivora terbesar di jaman jurasic, kira-kira 68-66 juta tahun lalu. Nah, jika dilihat dari namanya, sebenarnya T-rex merupakan kependekan dari Tyrannosaurus rex. Namanya sendiri berasal dari bahasa Yunani dan Latin yan berarti Tiran, Kadal dan Raja. Jika diartikan secara harafiah berarti Raja kadal.

Berdasarkan fosil yang pernah diketemukan di daerah barat laut Amerika, T-Rex dewasa bisa mencapai panjang 12 meter dan tinggi sekitar 6 meter dengan berat sekitar 7 ton. Hal yang luar biasa dari T-rex adalah struktur tubuhnya yang sangat ideal untuk berburu. Dengan ekor yang tebal dan panjang ia mampu mengimbangi pergerakannya pada saat lari dengan kecepatan tinggi. Melalui rekostruksi dan simulasi komputer, para ahli memperkirakan pada saat berburu, ia mampu berlari sekitar 29 km/jam.

Hal unik lainnya, meskipun ia memiliki tangan yang sangat kecil dangan dua cakar, tetapi keduanya sangat kuat untuk mencabik-cabik mangsanya. Selain itu, bagian gerahamnya dilengkapi dengan gigi yang kuat dan tajam, giginya dapat mencapai 15 cm dengan kekuatan gigitan mencapain 3 kali hiu putih dan 15 kali singa afrika. Dengan gigitan yang kuat itulah T-Rex mematahkan tulang-tulang mangsanya seperti Triceratops dan Edmontosaurus

Kepopuleran T-Rex sebenarnya tidak dapat dilepaskan dari peranan media, terutama film-film karya Hollywood. Muncul di berbagai film sejak 1918, dan yang paling “booming” tahun 1993 “Jurassic Park” karya Steven Spielberg. Dalam film tersebut T-Rex di visualkan melalui teknik 3D berdasarkan rekostruksi fosilnya(***).

Image: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Tyranosaurus_Rex_28-12-2007_15-01-16.jpg